
IDNWATCH – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas pada perdagangan hari ini seiring pasar menanti sinyal kebijakan dari pertemuan tahunan bank-bank sentral dunia di Jackson Hole, AS pekan depan. Analis memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 7.250-7.350 setelah ditutup di level 7.298 kemarin.
Faktor Penekan IHSG Hari Ini
-
Ekspektasi kenaikan bunga The Fed setelah data inflasi AS Juli lebih tinggi dari proyeksi
-
Likuiditas terbatas jelang akhir pekan
-
Aksi profit taking saham-saham blue chip setelah rally pekan lalu
“Pasar masih risk-off karena investor memilih wait-and-see sebelum kepastian dari Jackson Hole,” jelas Lucky Bayu Purnomo, Kepala Riset PT Reliance Sekuritas.
Saham Potensial di Pasar Terbatas
| Emiten | Kode | Sektor | Katalis |
|---|---|---|---|
| Bank Rakyat Indonesia | BBRI | Perbankan | Laporan dividen interim |
| Telkom Indonesia | TLKM | Telekomunikasi | Proyeksi pertumbuhan layanan 5G |
| Chandra Asri Petrochemical | TPIA | Kimia | Kenaikan harga produk petrokimia global |
Risiko yang Diwaspadai
-
Volatilitas nilai tukar (USD/IDR kini di Rp15.230)
-
Penarikan dana asing yang telah capai Rp4,2 triliun net sell pekan ini
-
Koreksi harga komoditas terutama batu bara dan CPO
Proyeksi Analis
-
PT Mandiri Sekuritas: IHSG berpotensi uji support 7.250
-
PT Ciptadana Capital: Sideways dengan bias menguat terbatas
-
PT Bahana Sekuritas: Akan rebound jika tembus resistance 7.350
Pandangan Pelaku Pasar
Trader senior Andika Budiman menyatakan:
“Pasar butuh trigger baru. Saham-saham konstruksi dan infrastruktur mungkin jadi andalan jika ada sinyal percepatan proyek pemerintah.”
















