Kreasi Unik Mahasiswa Surabaya: Lukisan di Kantong Teh Jadi Karya Seni Bernilai Tinggi

banner 468x60
Foto: Suci Rahayu/Kompas

IDNWATCH – Sekelompok mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surabaya mencuri perhatian dengan inovasi seni terbaru: melukis di atas kantong teh bekas. Karya yang menggabungkan konsep daur ulang dan seni rupa ini dipamerkan di Galeri Cipta Surabaya hingga 30 Mei mendatang.

1. Ide Brilian dari Bahan Sederhana

Ketua kelompok, Ahmad Fauzi (22 tahun), menjelaskan proses kreatifnya:
✔ Koleksi 500+ kantong teh bekas dari kedai se-Surabaya
✔ Teknik khusus preparasi untuk membuat media lukis
✔ Cat akrilik khusus yang menempel sempurna di permukaan kantong

banner 336x280

2. Alur Pembuatan Karya

Setiap karya melalui tahapan:

  1. Pencucian dan pengeringan kantong teh

  2. Pereganggan di atas frame kayu mini

  3. Pelukisan dengan detail ultra-halus

  4. Pengawetan menggunakan lapisan resin transparan

3. Tema Lukisan yang Diangkat

Beberapa seri unggulan:

  • “Java Heritage”: Motif batik di atas kantong teh Jawa

  • “Urban Fragments”: Potret kehidupan kota metropolitan

  • “Nature’s Reminder”: Ilustrasi flora-fauna Indonesia

4. Nilai Seni dan Ekonomi

Karya-karya ini terjual dengan harga:
💰 Rp 250.000 – Rp 1.500.000 per piece
💰 Karya spesial mencapai Rp 5 juta (termasuk frame premium)

5. Dukungan dari Pemerintah Kota

Kadis Pendidikan Surabaya, Supomo, menyatakan:
“Ini contoh nyata kreativitas anak muda yang patut didukung. Kami akan fasilitasi pameran keliling”

6. Respons Komunitas Seni

Kurator seni Rudi Hartono mengapresiasi:
“Mereka berhasil mengangkat benda sehari-hari menjadi medium seni bernilai tinggi. Konsep eco-art yang sangat segar”

7. Rencana Pengembangan

Tim kreatif ini sedang mempersiapkan:

  • Workshop untuk pelajar SMA

  • Kolaborasi dengan brand teh ternama

  • Ekspansi ke medium lain (sachet kopi, kemasan bumbu)

Fakta Menarik:
✔ Butuh 3-5 kantong teh untuk satu karya
✔ Waktu pengerjaan 2-8 jam tergantung kompleksitas
✔ Sudah terjual 120 karya dalam 3 hari pameran

Kata Sang Maestro:
“Kami ingin buktikan bahwa seni bisa lahir dari mana saja, bahkan dari kantong teh bekas,” ujar Ahmad sambil menunjukkan karyanya.

Pameran terbuka untuk umum dengan protokol kesehatan lengkap.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *