
IDNWATCH – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Demo Pati, Ahmad Fikri, menegaskan bahwa gelombang unjuk rasa yang terjadi di wilayahnya merupakan murni suara dan aspirasi rakyat yang tengah berjuang mempertahankan hak-hak mereka. Pernyataan ini sekaligus membantah keras dugaan bahwa aksi demonstrasi tersebut ditunggangi atau diarahkan oleh elite politik tertentu untuk kepentingan pribadi atau golongan.
Bantahan Terhadap Narasi Tunggangan Elite
Sejak demo merebak, beredar narasi kuat di tingkat lokal bahwa aksi massa ini tidak lepas dari campur tangan dan provokasi elite politik. Menanggapi hal tersebut, Fikri menyatakan:
“Kami dari Pansus telah mendalami dan memeriksa banyak pihak. Yang kami temukan adalah jeritan hati nurani rakyat yang merasa hak-haknya diabaikan. Ini bukan soal politik praktis atau tunggangan elite. Ini murni suara rakyat yang meminta keadilan,” tegas Fikri dalam jumpa pers di gedung DPRD Kabupaten Pati, Rabu (20/8/2025).
Pansus Telusuri Sumber dan Latar Belakang Demo
Pansus Demo Pati dibentuk khusus oleh DPRD setempat untuk menyelidiki akar permasalahan dan motif di balik unjuk rasa besar-besaran yang sempat membuat ketegangan tersebut. Fikri mengklaim bahwa investigasi yang dilakukan telah menjangkau berbagai elemen, mulai dari peserta aksi, penggagas, hingga tokoh masyarakat.
“Hasil sementara kami menunjukkan bahwa tuntutan mereka sangat konkret dan bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak, seperti masalah lingkungan, ketenagakerjaan, atau kebijakan publik yang dianggap merugikan. Tidak ada agenda terselubung elite di baliknya,” paparnya.
Mendesak Pemerintah Daerah Dengarkan Aspirasi
Lebih lanjut, Fikri mendesak pemerintah daerah untuk mengesampingkan prasangka tentang adanya tunggangan politik dan justru fokus untuk mendengarkan serta menindaklanjuti substansi tuntutan yang disampaikan para pengunjuk rasa.
“Daripada sibuk menuduh ini hasil provokasi, lebih baik energi dialirkan untuk duduk bersama dan mencari solusi. Rakyat tidak akan turun ke jalan jika tidak ada masalah yang sangat mendesak,” ujarnya.
Menjaga Situasi agar Tetap Kondusif
Di akhir pernyataannya, Fikri juga mengimbau semua pihak, baik massa demo maupun aparat, untuk menjaga agar unjuk rasa berlangsung secara damai dan kondusif. Ia menekankan bahwa kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, melainkan justru dapat mengaburkan pesan substantif dari aksi tersebut.
















