
IDNWATCH – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong perekonomian nasional dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 31,79 triliun. Kucuran dana segar ini telah menyentuh 273.045 debitur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga akhir Agustus 2025, menjadi napas baru bagi pelaku usaha di tengah beragam tantangan ekonomi.
KUR Sebagai Napas Baru bagi Ratusan Ribu Pelaku Usaha
Penyaluran KUR senilai puluhan triliun ini menjadi bukti nyata peran perbankan BUMN dalam menjaga ketahanan sektor riil. Dana tersebut diharapkan dapat menjadi modal kerja dan investasi bagi UMKM untuk berkembang, mempertahankan usaha, bahkan membuka lapangan kerja baru. “Penyaluran KUR ini merupakan bentuk dukungan nyata Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional dari tingkat yang paling dasar,” ujar Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri, Arief Rosyid, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (29/9/2025).
Fokus pada Segmen Mikro dan Sektor Produktif
Bank Mandiri tidak hanya mengejar angka penyaluran, tetapi juga memastikan dana tepat sasaran. Sebagian besar KUR yang disalurkan difokuskan pada segmen mikro dan sektor-sektor produktif yang menjadi penopang ekonomi, seperti perdagangan, pertanian, dan industri pengolahan. Pendekatan ini diyakini dapat memaksimalkan dampak ganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah.
Dukungan Melalui Teknologi dan Jaringan Luas
Untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di berbagai pelosok negeri, Bank Mandiri memanfaatkan jaringan kantor cabang yang luas serta inovasi layanan digital. Proses pencairan yang semakin dipermudah dan cepat diharapkan dapat segera memberikan manfaat bagi usaha yang membutuhkan suntikan dana segar. Langkah ini sekaligus mendorong inklusi keuangan yang lebih merata.
Komitmen Jangka Panjang untuk Ketahanan Ekonomi
Penyaluran KUR yang masif ini bukanlah program insidental, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan Bank Mandiri. Ke depan, bank pelat merah ini berencana untuk terus mengoptimalkan penyaluran KUR, termasuk melalui program KUR dengan pola penjaminan (KUR Mitra) untuk menjangkau segmen yang lebih berisiko. Dengan dukungan yang konsisten, UMKM sebagai pahlawan devisa diharapkan semakin tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.
















