Penumpang Taksi Online Ngamuk dan Pukul Sopir Usai Diminta Pakai Sabuk Pengaman, Begini Kronologinya

banner 468x60
dok. LAKSONO HARI W/KOMPAS

IDNWATCH – Seorang sopir taksi online menjadi korban pemukulan oleh penumpangnya sendiri setelah meminta agar sang penumpang mengenakan sabuk pengaman. Kejadian ini terjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Senin (4/8/2025) malam, dan kini sedang dalam penyelidikan polisi.

Kronologi Kejadian

  1. Awal Mula: Sopir taksi online (inisial B, 45 tahun) menolak menjalankan mobil sebelum penumpang (inisial R, 32 tahun) memakai sabuk pengaman.

    banner 336x280
  2. Amarah Penumpang: R marah, mengumpat, lalu memukul B hingga mengalami luka di wajah dan tangan.

  3. Pelaporan: Kejadian direkam dashcam dan dilaporkan ke Polsek Cempaka Putih.

“Saya hanya mengingatkan keselamatan, tapi malah dipukul,” ujar B saat memberikan kesaksian.

Kondisi Korban dan Tuntutan

  • Korban: Luka lebam di mata dan tangan kanan, kini dirawat di RS Polri.

  • Pelaku: Ditahan dengan pasal penyerangan pengemudi umum (UU No. 22/2009 tentang LLAJ).

  • Motif: Diduga pelaku sedang mabuk dan emosi karena ditegur.

Respons Perusahaan Taksi Online

Perusahaan terkait (GoCar) memberikan pernyataan:
“Kami mendukung penuh keselamatan pengemudi dan penumpang. Pelaku akan masuk daftar hitam (blacklist) aplikasi.”

Data Kekerasan pada Sopir Ojol 2025

Jenis Kekerasan Jumlah Kasus (Jan-Juli 2025)
Pemukulan 47 kasus
Ancaman 112 kasus
Pencurian 23 kasus

Imbauan Polisi untuk Penumpang

AKP Dodi Kurniawan (Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat) mengingatkan:
“Keselamatan berkendara adalah kewajiban bersama. Kekerasan pada sopir bisa berujung pidana.”

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *