
IDNWATCH – Menyikapi kemacetan parah dan terus-menerus di kawasan TB Simatupang, Pramono, pejabat tinggi Polda Metro Jaya, mengeluarkan kebijakan darurat: memberlakukan sistem buka-tutup pada exit tol Cipete-Pondok Indah. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan dan melancarkan arus lalu lintas yang kerap mengalami gridlock.
Latar Belakang: Simpul Macet yang Tak Kunjung Terurai
Kawasan TB Simatupang, khususnya di sekitar exit tol menuju Cipete dan Pondok Indah, telah lama menjadi titik kemacetan kronis. Volume kendaraan yang sangat tinggi, terutama pada jam puncak, selalu melebihi kapasitas jalan yang ada. Puncaknya terjadi pada Kamis (21/8/2025) lalu, dimana arus lalu lintas macet total selama lebih dari tiga jam.
###Mekanisme Buka-Tutup yang Diterapkan
Kebijakan yang mulai diuji coba pada Jumat (22/8/2025) ini memiliki mekanisme sebagai berikut:
-
Ditutup Sementara: Exit tol akan ditutup untuk waktu tertentu (misalnya 15-30 menit) ketika antrean kendaraan dari tol sudah memblokir persimpangan dan menyebabkan kemacetan hingga ke jalan tol utama.
-
Dibuka Kembali: Setelah arus di TB Simatupang mulai lancar, exit tol akan dibuka kembali.
-
Pengalihan: Kendaraan dari tol akan dialihkan sementara untuk keluar melalui exit tol lainnya, seperti Tol Jagorawi atau Tol Lenteng Agung.
###Tujuan dan Harapan dari Kebijakan
Pramono menjelaskan bahwa langkah ini adalah upaya shock therapy untuk memutus siklus macet.
“Kami menyadari ini tidak populer, tetapi kami harus mengambil tindakan. Dengan menutup sementara, kami memaksa kendaraan untuk mencari rute alternatif dan memberi ruang bagi kendaraan yang sudah terjebak di TB Simatupang untuk bergerak. Ini untuk kebaikan bersama,” ujarnya dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya.
###Respons Pengendara: Pro dan Kontra
Kebijakan ini menuai respons beragam dari pengguna jalan:
-
Kontra: Pengendara yang ingin langsung keluar di Cipete-Pondok Indah merasa direpotkan dan waktu perjalanan mereka justru bertambah.
-
Pro: Warga yang tinggal atau beraktivitas di sepanjang TB Simatupang merasakan pengurangan kepadatan yang signifikan.
###Evaluasi dan Langkah Lanjutan
Polda Metro Jaya akan terus memantau efektivitas kebijakan ini selama masa uji coba. Jika dinilai berhasil mengurangi kemacetan secara keseluruhan, pola buka-tutup ini akan menjadi skema tetap yang dikombinasikan dengan rekayasa lalu lintas lainnya, seperti penyesuaian waktu lampu lalu lintas.
















