
Dokter Ungkap Bahaya Memencet Jerawat: Risiko Infeksi hingga Bekas Permanen
IDNWATCH – Memencet jerawat sering dianggap sebagai solusi cepat untuk menghilangkan noda di wajah. Namun, dokter spesialis kulit mengingatkan bahwa kebiasaan ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan kulit yang serius.
Risiko Infeksi dan Bekas Jerawat
Dokter spesialis kulit menjelaskan bahwa memencet jerawat dengan tangan yang tidak steril atau menekan terlalu keras dapat menyebabkan infeksi sekunder. “Kalau dilakukan enggak benar, ada risiko infeksi sekunder, macam-macam. Otomatis bekasnya juga lama hilangnya,” ujar dr. Eddy, seorang dokter spesialis kulit yang diwawancarai oleh Kompas.com.
Selain itu, tindakan ini dapat merusak pelindung kulit (skin barrier) dan menimbulkan luka, yang memungkinkan lebih banyak bakteri masuk dan memperburuk kondisi jerawat.
Area Wajah yang Berisiko Tinggi
Memencet jerawat di area wajah yang dikenal sebagai “segitiga berbahaya” (dari pangkal hidung hingga sudut mulut) sangat berisiko. Area ini memiliki pembuluh darah yang langsung terhubung ke otak, sehingga infeksi dapat menyebar dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius seperti abses otak atau meningitis.
Alternatif yang Lebih Aman
Sebagai alternatif, dr. Eddy menyarankan untuk melakukan facial di klinik kecantikan yang menggunakan teknik komedo ekstraksi dengan peralatan yang steril dan profesional. “Kalau dilakukan dengan cara yang benar, steril, tepat, ya lebih aman, lebih tepat sasaran,” tambahnya.






















