
IDNWATCH – Suasana haru dan sukacita menyelimuti Kota Tarakan, Kalimantan Utara, setelah dua orang anak berusia 12 tahun berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Keduanya sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Sungai Putri pada Selasa (2/9) siang.
Hilang Kontak Usai Berangkat Mendaki
Kedua anak yang diketahui berinisial A (12) dan R (12) dilaporkan berangkat untuk mendaki di kawasan Sungai Putri, sebuah lokasi yang dikenal dengan medannya yang masih alami. Mereka diduga terpisah dari rombongan atau kehilangan arah dalam perjalanan turun dari pendakian. Keluarga kemudian melaporkan kehilangan setelah kedua anak tersebut tidak kunjung pulang hingga waktu yang ditentukan.
Operasi SAR Dikerahkan, Warga Berduyun-Duyun Membantu
Menerima laporan tersebut, pihak berwajib bersama relawan Search and Rescue (SAR) Tarakan segera mengerahkan operasi pencarian. Tidak hanya dari instansi resmi, puluhan warga setempat juga turun langsung membantu mencari kedua anak tersebut. Pencarian dilakukan menjelang malam hari dengan menggunakan penerangan senter dan lampu sorot mengingat medan hutan yang gelap dan berpotensi berbahaya.
“Kami mengerahkan semua personel dan bekerjasama dengan warga. Medannya cukup terjal, tetapi kami optimis bisa menemukan mereka,” ujar Koordinator SAR setempat.
Ditemukan dalam Kondisi Selamat dan Mulai Lemas
Kedua anak akhirnya berhasil ditemukan oleh tim pencari pada pukul 20.30 WITA. Mereka ditemukan dalam kondisi selamat, namun mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, lemas, dan kelaparan setelah berjam-jam tersesat di dalam hutan. Tim medis langsung memberikan pertolongan pertama dan asupan makanan serta minuman untuk memulihkan kondisi mereka.
“Alhamdulillah, mereka ditemukan dalam keadaan selamat. Hanya lemas dan kedinginan. Tidak ada luka serius,” kata seorang anggota keluarga yang telah menunggu dengan cemas.
Dievakuasi dan Direkomendasikan Istirahat Total
Setelah kondisi dinilai stabil, kedua anak tersebut berhasil dievakuasi dari lokasi dan segera dibawa pulang ke keluarga masing-masing. Tim medis merekomendasikan istirahat total untuk memulihkan kondisi fisik dan psikis mereka setelah mengalami kejadian yang menegangkan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan orang dewasa dan pemahaman tentang keselamatan dalam kegiatan alam terbuka bagi anak-anak. Keberhasilan operasi SAR ini juga menunjukkan solidaritas dan gotong royong yang kuat dari masyarakat Tarakan.






















