
IDNWATCH – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) hari ini tercatat turun Rp25.000 menjadi Rp1.943.000 per gram, level terendah sejak pertengahan Juli 2025. Penurunan ini dipicu oleh penguatan nilai tukar dolar AS (USD) dan sentimen kenaikan suku bunga The Fed.
Faktor Penyebab Penurunan
-
Eksternal:
-
Penguatan USD ke Rp15.200 (naik 1,2% pekan ini)
-
Penurunan harga emas dunia ke $1.850/ounce
-
Isu kenaikan suku bunga The Fed September 2025
-
-
Internal:
-
Penurunan permintaan emas fisik jelang lebaran
-
Aliran dana investor ke pasar saham
-
Perbandingan Harga 1 Bulan Terakhir
| Tanggal | Harga/Gram |
|---|---|
| 15 Juli | Rp1.920.000 |
| 1 Agustus | Rp1.965.000 |
| 10 Agustus | Rp1.955.000 |
| 17 Agustus | Rp1.943.000 |
Proyeksi Analis
-
Mandiri Sekuritas: Potensi turun lagi ke Rp1.930.000 jika USD tembus Rp15.500
-
BRI Research: Akan rebound ke Rp1.960.000 akhir Agustus
-
HSBC: Harga emas dunia bisa sentuh $1.900/ounce Q3-2025
Tips Investasi Emas di Kondisi Turun
-
Averaging down: Beli bertahap saat harga turun
-
Fokus jangka panjang: Emas tetap safe haven
-
Pantau kurs USD-IDR: Faktor utama fluktuasi
Harga Emas di Gerai Logam Mulia
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 1 gram | Rp1.943.000 |
| 5 gram | Rp9.695.000 |
| 10 gram | Rp19.350.000 |
| 100 gram | Rp193.000.000 |
Respons Antam
VP Corporate Communication Antam Kunto Hendrapawoko menyatakan:
“Penurunan ini masih dalam range normal. Kami tetap optimis permintaan akan pulih.”
















