PHK Bukan Akhir: Psikolog Ungkap Cara Sehat Kelola Emosi dan Bangkit Kembali

banner 468x60
Foto: SHUTTERSTOCK/CrizzyStudio

IDNWATCH – Pemutusan hubungan kerja (PHK) seringkali menjadi pengalaman emosional yang berat bagi banyak orang. Perasaan cemas, marah, hingga kehilangan arah kerap menyelimuti mereka yang mengalaminya. Psikolog klinis dewasa dari Jaga Batin, Bandung, Adelia Octavia Siswoyo, M.Psi., memberikan panduan dalam mengelola emosi pasca-PHK agar tidak berujung pada kondisi mental yang lebih serius.

Langkah Pertama: Menerima Emosi yang Muncul

Adelia menekankan pentingnya menerima seluruh emosi yang muncul setelah mengalami PHK. Menurutnya, menekan atau mengabaikan perasaan seperti cemas, sedih, atau marah justru dapat memperburuk kondisi mental seseorang.

banner 336x280

“PHK adalah situasi yang enggak diduga. Biasanya, cara mengelola emosi bisa dimulai dari melakukan penerimaan,” ujar Adelia kepada Kompas.com pada Minggu (27/4/2025).

Ia menyarankan untuk tidak terburu-buru mencari pekerjaan baru sebelum benar-benar memahami dan menerima kondisi emosional yang sedang dialami.

Langkah Kedua: Mengekspresikan Emosi dengan Sehat

Setelah menerima emosi, langkah selanjutnya adalah mengekspresikannya dengan cara yang sehat. Adelia menjelaskan bahwa setiap orang memiliki cara berbeda dalam menyalurkan emosinya, seperti menangis, bercerita kepada orang terdekat, atau berolahraga.

“Cara mengekspresikannya masing-masing orang berbeda-beda, misalnya kayak nangis, atau cerita,” terang Adelia.

Ia juga menambahkan bahwa jika seseorang merasa terus-menerus menangis hingga merasa lelah secara fisik, itu bisa menjadi tanda bahwa sudah saatnya mencari cara yang lebih positif dalam mengekspresikan emosi.

Manfaat dari Mengelola Emosi dengan Baik

Dengan menerima dan mengekspresikan emosi secara sehat, seseorang dapat mencapai kondisi mental yang lebih stabil. Hal ini memungkinkan individu untuk berpikir lebih logis dan siap menghadapi langkah selanjutnya, seperti mencari pekerjaan baru atau mengevaluasi karier.

Adelia menekankan bahwa mengelola emosi bukan hanya tentang menghindari perasaan negatif, tetapi juga tentang memahami dan meresponsnya dengan cara yang konstruktif.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed