
IDNWATCH – Dua isu humaniora menjadi sorotan utama kemarin: penetapan Gunung Rinjani sebagai salah satu destinasi alam terbaik dunia oleh UNESCO dan suksesnya penyelenggaraan karnaval busana Java Fashion Carnival (JFC) 2025 yang menampilkan 500 desainer tradisional.
1. Prestasi Gunung Rinjani
✔ Penghargaan: Top 10 UNESCO World Heritage Sites 2025
✔ Kriteria:
-
Keanekaragaman hayati
-
Kelestarian ekosistem
-
Pengelolaan wisata berkelanjutan
✔ Kunjungan tahunan: 150.000 wisatawan (30% mancanegara)
2. Aturan Baru Pendakian 2025
• Kuota harian: 500 pendaki
• Wajib sertifikat fisik
• Tarif baru:
-
Domestik Rp150.000
-
Asing Rp750.000
3. Dampak pada Ekonomi Lokal
• Peningkatan 40% homestay & UMKM
• 500 tenaga pemandu tersertifikasi
• Anggaran Rp25 miliar untuk konservasi
4. Java Fashion Carnival 2025
✔ Tema: “Nusantara Ethnic Futurism”
✔ Peserta: 500 desainer dari 34 provinsi
✔ Highlight:
-
Koleksi busana daur ulang
-
Teknologi AR dalam fashion show
-
Kolaborasi dengan 50 perajin tradisional
5. Desainer Unggulan
• Iwan Tirta Collective (Batik kontemporer)
• Tenun Maumere (Kain ramah lingkungan)
• Papua Tribal Wear (Fusion modern-tradisional)
6. Dukungan Pemerintah
Mendikbudristek Nadiem Makarim:
“JFC jadi bukti kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai”
7. Rangkaian Acara JFC
🗓 25-30 Mei 2025
📍 Lokasi: Jakarta Convention Center
🎟 Tiket: Rp50.000-Rp500.000
Fakta Menarik:
🏔️ Rinjani memiliki 3.726 spesies flora/fauna
👗 70% bahan JFC 2025 ramah lingkungan
🌍 20 buyer internasional hadir di JFC
Pernyataan Ketua JFC:
“Tahun ini kami tonjolkan inovasi tanpa meninggalkan akar budaya,” ujar Dian Pelangi.
Kedua acara ini memperkuat posisi Indonesia di peta pariwisata dan budaya global.

















