Yayasan MBN Diperiksa 4,5 Jam, Bantah Tudingan Penggelapan Dana dan Pemotongan Anggaran MBG

banner 468x60
Foto: Hanifah Salsabila/Kompas

Yayasan MBN Diperiksa 4,5 Jam, Bantah Tudingan Penggelapan Dana dan Pemotongan Anggaran MBG

IDNWATCH – JAKARTA, 2 Mei 2025 — Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) menjalani pemeriksaan selama 4,5 jam di Polres Jakarta Selatan terkait dugaan penggelapan dana dan pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diajukan oleh mitra dapur MBG Kalibata, Ira Mesra, yang menuduh yayasan melakukan pemotongan anggaran per porsi makanan dari Rp15.000 menjadi Rp13.000 secara sepihak.

Bantahan Yayasan MBN

Kuasa hukum Yayasan MBN, Timoty Ezra, membantah keras tuduhan tersebut. Menurutnya, nilai Rp13.000 masih sesuai dengan kontrak kerja yang menetapkan Rp15.000 sebagai batas maksimal. “Enggak, kalau posisi masalah harga itu udah jelas di dalam kontrak dari yayasan ke BGN itu paling tinggi Rp15.000,” tegas Timoty usai pemeriksaan. Ia menambahkan bahwa anggaran Rp13.000 juga masih mengikuti standar yang ditetapkan dengan mempertimbangkan proses pengolahan hingga distribusi makanan.

banner 336x280

Pemeriksaan dan Pertanyaan Penyidik

Selama pemeriksaan, penyidik mengajukan 20 pertanyaan kepada perwakilan yayasan terkait legalitas dan hubungan yayasan dengan dapur MBG di Kalibata. Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan selesai pada pukul 16.30 WIB. Ketua Yayasan MBN berhalangan hadir sehingga pemanggilan diwakili oleh dua orang kuasa hukum yayasan.

Tanggapan Terhadap Laporan Ira Mesra

Menanggapi laporan yang diajukan oleh Ira Mesra, Timoty menyayangkan langkah tersebut dan menilai bahwa seharusnya masalah ini bisa diselesaikan secara internal. “Kita menyayangkan dari Ibu Ira terlalu gegabah untuk melanjutkan proses-proses hukum seperti itu,” ucap Timoty dalam konferensi pers di Kalibata. Ia juga menegaskan bahwa yayasan belum bisa membayarkan dana kepada mitra dapur karena masih menunggu bukti invoice yang valid.

Janji Pembayaran dan Permintaan Bukti

Yayasan MBN berkomitmen untuk membayar dana operasional dapur MBG Kalibata jika bukti invoice yang diserahkan valid. “Intinya, selama data itu cukup dan valid, kami akan membayar,” ujar Timoty. Ia juga menyebut bahwa pihak yayasan telah mengirimkan dua surat undangan pertemuan kepada pihak dapur MBG Kalibata untuk membahas persoalan ini, namun pertemuan tersebut belum terealisasi.

Pemeriksaan Lanjutan

Pemeriksaan terhadap pihak Yayasan MBN masih akan berlanjut pada Senin, 5 Mei 2025 mendatang. Pihak yayasan menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses hukum yang berjalan dan berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan baik.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *