
IDNWATCH – Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan transformasi besar untuk Terminal Tipe A Giwangan. Terminal terbesar di Yogyakarta ini akan menjalani proses renovasi besar-besaran mulai akhir tahun 2025 untuk mengubahnya menjadi pusat transit bus wisata yang modern, nyaman, dan berkelas internasional.
Target Jadi Gerbang Wisata yang Representatif
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menyatakan bahwa renovasi Terminal Giwangan merupakan agenda strategis untuk mendukung sektor pariwisata DIY. Terminal ini akan difungsikan sebagai gerbang utama bagi para wisatawan yang masuk ke Yogyakarta menggunakan bus pariwisata.
“Kami ingin memberikan kesan pertama yang baik bagi wisatawan. Terminal Giwangan akan menjadi wajah baru Yogyakarta yang lebih modern, bersih, dan terintegrasi dengan layanan wisata,” ujar Haryadi Suyuti, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (10/9/2025).
Fasilitas Baru: Area Khusus Bus Wisata hingga Tourism Center
Renovasi akan menyentuh hampir semua aspek terminal. Beberapa penambahan dan perbaikan fasilitas yang direncanakan antara lain:
-
Area khusus pemberhentian dan parkir bus wisata yang terpisah dari bus reguler.
-
Tourism information center yang menyediakan segala informasi tentang destinasi wisata, hotel, dan transportasi lokal.
-
Area food court yang menyajikan kuliner khas Jogja.
-
Tempat ibadah yang lebih luas dan nyaman.
-
Penataan ulang area keberangkatan dan kedatangan untuk mengurangi kepadatan.
Minimalkan Disrupsi, Fase Pembangunan Ditata Rapi
Menyadari bahwa Terminal Giwangan adalah urat nadi transportasi darat Yogyakarta, Pemkot Jogja menjamin bahwa proses renovasi akan dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan terhadap operasional terminal dan kenyamanan penumpang.
“Renovasi akan kami lakukan secara bertahap dan hati-hati. Aktivitas terminal tetap berjalan normal. Kami akan buatkan lajur khusus agar tidak mengganggu operasional,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Dwi Antara.
Dukungan Penuh dari Pelaku Pariwisata
Rencana renovasi ini disambut positif oleh para pelaku industri pariwisata dan asosiasi bus pariwisata. Mereka meyakini bahwa keberadaan terminal yang representatif akan meningkatkan pengalaman wisatawan dan mendongkrak kunjungan ke Yogyakarta.
“Ini langkah yang sangat tepat. Selama ini terminal kurang nyaman untuk wisatawan. Dengan renovasi ini, diharapkan wisatawan merasa lebih dilayani sejak pertama kali masuk Jogja,” ujar Ketua Asosiasi Bus Pariwisata Yogyakarta, Bambang Sutrisno.
Renovasi Terminal Giwangan menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan layanan infrastruktur pendukung pariwisata, mengejar target menjadi destinasi wisata kelas dunia yang mampu memberikan pengalaman terbaik bagi setiap visitornya.
















