
IDNWATCH – Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi. Dalam operasinya, personel Lanal Banyuwangi menyita 15.000 ekor benih lobster dengan total nilai mencapai Rp 731 juta dan mengamankan tiga orang pelaku.
Operasi Pengawasan: Patroli Laut Ungkap Modus Penyelundupan
Kapal patroli TNI AL Lanal Banyuwangi melakukan pengawasan rutin di perairan Selat Bali, yang dikenal sebagai jalur rawan penyelundupan. Pada Senin (8/9/2025) malam, kapal patroli mencurigai sebuah kapal kayu yang berlayar mencurigakan tanpa menyalakan lampu.
“Kami kemudian mendekati dan memberi tanda untuk berhenti. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan puluhan kotak styrofoam yang berisi benih lobster hidup siap diselundupkan,” ujar Komandan Lanal Banyuwangi, Kolonel Laut (P) Budi Santoso, dalam konferensi pers, Selasa (9/9/2025), seperti dikutip Kompas.com.
Barang Bukti dan Tiga Pelaku Diamankan
Selain menyita 15.000 ekor benih lobster, personel Lanal Banyuwangi juga mengamankan tiga orang pelaku yang berinisial AS (37), RN (42), dan DW (35). Kapal kayu yang digunakan untuk mengangkut benih lobster juga turut diamankan untuk keperluan penyidikan.
“Ketiga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan di balik penyelundupan ini. Modusnya adalah akan diselundupkan ke luar negeri melalui jalur laut,” jelas Kolonel Budi.
Nilai Kerugian Negara yang Sangat Besar
Benih lobster merupakan komoditas yang dilindungi dan dilarang untuk diekspor karena memiliki nilai strategis bagi kelestarian populasi dan industri budidaya lobster dalam negeri. Penyelundupan seperti ini menyebabkan kerugian negara yang sangat besar, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga secara ekologi.
“Nilai penyelundupan ini mencapai Rp 731 juta. Ini adalah kerugian yang sangat besar bagi negara. Jika berhasil diselundupkan, keuntungannya akan dinikmati oleh segelintir orang, sementara negara kehilangan potensi devisa dan sumber daya alamnya,” tegas Kolonel Budi.
Benih Lobster Akan Dilepasliarkan ke Habitatnya
Untuk menyelamatkan benih lobster yang berhasil diamankan, Lanal Banyuwangi berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat untuk segera melepasliarkan (restocking) benih-benih tersebut ke habitat aslinya di perairan Banyuwangi.
“Kami akan melepasliarkan benih-benih ini dengan protokol yang tepat untuk memastikan kelangsungan hidup mereka. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga kelestarian laut Indonesia,” pungkasnya.
Keberhasilan Lanal Banyuwangi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan diharapkan dapat memutus mata rantai penyelundupan benih lobster yang kerap terjadi di perairan Indonesia.

















