
IDNWATCH – Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) merupakan tahap penting dalam tumbuh kembang bayi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian MPASI dimulai saat bayi berusia 6 bulan. Namun, dalam kondisi tertentu, pemberian MPASI dapat dimulai lebih awal dengan konsultasi dokter.
Mengapa Usia 6 Bulan?
Dokter spesialis anak, dr. Miza Afrizal, Sp.A, menjelaskan bahwa pada usia 6 bulan, bayi mulai membutuhkan nutrisi tambahan selain ASI. “Anak-anak berusia enam bulan sampai satu tahun, selain dia membutuhkan makan untuk nutrisi, ada hal prioritas lagi, yaitu belajar makan,” ujar dr. Miza dalam sebuah talk show pada 21 Juli 2023. Ia menambahkan bahwa makan merupakan hal baru bagi anak yang membutuhkan waktu untuk dipelajari.
Kesiapan Bayi Menerima MPASI
Menurut dr. Miza, pemberian MPASI sebelum usia 6 bulan dapat dilakukan jika bayi menunjukkan tanda-tanda kesiapan dan atas rekomendasi dokter. Tanda-tanda tersebut meliputi kemampuan menelan makanan tanpa gangguan dan tidak adanya kelainan perkembangan yang memengaruhi oromotor. “Karena tanda-tanda kesiapan makan anak itu memang harus diperiksa dulu,” tuturnya.
Risiko Pemberian MPASI Dini
Pemberian MPASI sebelum usia 6 bulan tanpa indikasi medis dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, seperti diare dan muntaber, terutama jika penyajiannya kurang higienis. “Mungkin karena penyajian yang kurang higienis. Bukan karena makanan padatnya,” ungkap Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI, dr. Muzal Kadim.
Peran MPASI dalam Tumbuh Kembang
MPASI tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga membantu bayi mengenal berbagai rasa dan tekstur makanan. Hal ini penting untuk mencegah neophobia, yaitu rasa takut atau ragu terhadap makanan baru, yang umum terjadi pada anak usia sebelum satu tahun. Pengenalan makanan yang beragam sejak dini dapat membantu mengurangi tingkat keparahan neophobia.
Dengan memahami pentingnya waktu yang tepat untuk memulai MPASI, orang tua dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi bayi mereka.






















