
IDNWATCH – Empat Koresponden Al Jazeera Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Empat jurnalis yang bekerja untuk saluran berita Al Jazeera Qatar tewas setelah militer Israel menyerang tenda mereka di depan Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza City. Serangan ini menewaskan empat jurnalis dan satu warga Palestina lainnya.
Identitas Jurnalis yang Tewas Jurnalis yang tewas dalam serangan tersebut adalah:
-
Anas Al-Sharif: Koresponden Al Jazeera
-
Mohammed Qreiqeh: Koresponden Al Jazeera
-
Ibrahim Zaher: Juru kamera
-
Mohammed Noufal: Juru kamera
Direktur Rumah Sakit Al-Shifa, Mohammed Abu Selmiya, mengkonfirmasi bahwa lima warga Palestina tewas dalam serangan tersebut. “Anas Al-Sharif dan Mohammed Qreiqeh, keduanya koresponden Al Jazeera, serta dua juru kamera, Ibrahim Zaher dan Mohammed Noufal, termasuk di antara korban,” kata Selmiya.
Serangan Langsung terhadap Tenda Jurnalis Sumber-sumber pertahanan sipil Palestina mengatakan kepada Xinhua bahwa militer Israel secara langsung menargetkan tenda jurnalis, menewaskan keempat orang tersebut. Korban kelima tidak teridentifikasi karena tubuhnya “hancur berkeping-keping.”
Pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Dalam pernyataannya setelah kejadian tersebut, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim bahwa Anas Al-Sharif adalah kepala sel teroris dalam organisasi teroris Hamas dan bertanggung jawab atas serangan roket terhadap warga sipil Israel dan pasukan IDF. IDF mengatakan bahwa sejumlah dokumen yang ditemukan menunjukkan afiliasinya dengan Hamas, termasuk “daftar tugas personel, daftar pelatihan teroris, direktori telepon, dan dokumen gaji.”
Namun, Al Jazeera melaporkan bahwa “tidak ada bukti bahwa Al-Sharif terlibat dalam pertempuran apa pun,” mengutip Muhammad Shehada, seorang penulis dan analis dari Gaza.
Terakhir Unggah Video di Media Sosial Sesaat sebelum tewas, Anas Al-Sharif mengunggah video di platform media sosial X, memperlihatkan langit malam Gaza yang berwarna merah karena pengeboman dan dipenuhi suara ledakan. “Pengeboman tanpa henti,” tulisnya. “Selama dua jam, agresi Israel semakin intensif di Gaza City.”
Wawancara dengan Ahli Hubungan Internasional Dalam kesempatan terpisah, salah satu ahli hubungan internasional mengatakan bahwa serangan ini menunjukkan bahwa jurnalis juga menjadi korban dalam konflik ini. “Serangan ini menunjukkan bahwa jurnalis juga menjadi korban dalam konflik ini. Dunia internasional harus segera bertindak untuk melindungi jurnalis dan mencegah lebih banyak korban jiwa,” ujar Dr. Rizal Sukma, ahli hubungan internasional yang ditemui di Jakarta.
Fakta Penting:
-
Empat jurnalis Al Jazeera tewas dalam serangan Israel di Gaza
-
Korban termasuk Anas Al-Sharif dan Mohammed Qreiqeh, koresponden Al Jazeera, serta dua juru kamera
-
IDF mengklaim bahwa Anas Al-Sharif terafiliasi dengan Hamas, namun Al Jazeera membantahnya
-
Serangan ini menunjukkan bahwa jurnalis juga menjadi korban dalam konflik ini
Peringatan dari Ahli Hubungan Internasional: “Kami harap dunia internasional dapat segera bertindak untuk melindungi jurnalis dan mencegah lebih banyak korban jiwa,” pungkas Dr. Rizal Sukma.





















