
IDNWATCH – Sebuah gambar yang ditangkap oleh robot penjelajah Curiosity Rover milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali memicu kehebohan di kalangan penggemar astronomi. Dalam foto yang dirilis publik tersebut, terlihat sebuah formasi batuan di permukaan Planet Mars yang memiliki kemiripan yang mencolok dengan sebuah helm ksatria atau prajurit kuno.
Foto Diambil di Kawah Gale, Lokasi yang Sudah Diteliti Lama
Gambar yang menjadi perbincangan ini diambil oleh instrumen Mastcam pada Curiosity Rover di area Kawah Gale, sebuah lokasi yang telah menjadi area eksplorasi utama robot tersebut. Batu yang dimaksud terlihat memiliki bentuk yang aneh dengan bagian atas yang melengkung sempurna dan sebuah “visor” atau pembuka visor yang membayang di bagian depannya, sangat mirip dengan helm yang digunakan para ksatria di Bumi pada zaman dahulu.
Komunitas Online Ramai Berspekulasi
Foto tersebut dengan cepat menyebar di platform media sosial dan forum online seperti Reddit dan X (Twitter). Banyak pengguna yang berspekulasi liar, mulai dari menyebutnya sebagai bukti peradaban kuno yang hilang di Mars hingga peninggalan dari sebuah pertempuran epik.
“Itu terlalu sempurna untuk hanya menjadi batu biasa. Itu adalah artefak!” tulis seorang pengguna di Reddit.
“Apakah kita sedang melihat sisa-sisa dari perang Mars kuno?” tulis pengguna lainnya.
Pareidolia: Penjelasan Ilmiah di Balik ‘Penemuan’ Ini
Namun, para ilmuwan NASA dengan cepat memberikan penjelasan yang lebih masuk akal. Dr. Abigail Freeman, seorang ahli geologi planet di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, menyatakan bahwa fenomena ini adalah contoh klasik dari pareidolia.
“Pareidolia adalah kecenderungan otak manusia untuk mengenali pola atau bentuk yang familiar, seperti wajah atau benda, pada objek-objek yang acak atau bentuk alamiah. Otak kita terhubung untuk melakukan hal ini,” jelas Dr. Freeman dalam sebuah blog update NASA.
“Yang kita lihat di sini adalah hasil dari erosi angin (aeolian erosion) selama mungkin miliaran tahun. Angin Mars yang berdebu telah mengukir batuan sedimen disana menjadi berbagai bentuk yang unik dan kebetulan, salah satunya mengingatkan kita pada helm,” tambahnya.
Bukan yang Pertama Kali
Ini bukan pertama kalinya bentuk-batu aneh di Mars menarik perhatian. Sebelumnya, pernah ditemukan formasi yang mirip ikan, wajah, dan bahkan sendok yang mengambang. Setiap kali, penjelasan ilmiahnya selalu kembali kepada proses geologi alami dan pareidolia.
Misi Ilmiah Curiosity yang Sebenarnya
Dr. Freeman mengingatkan bahwa misi Curiosity Rover bukanlah untuk mencari artefak peradaban, tetapi untuk menyelidiki lingkungan Mars kuno dan apakah planet tersebut pernah memiliki kondisi yang layak huni bagi kehidupan mikroba miliaran tahun yang lalu.
“Keindahan sebenarnya dari penemuan ini bukan pada kemiripannya dengan helm, tetapi pada cerita geologi yang kompleks yang ditorehkannya di permukaan Mars. Setiap batu membantu kita menulis ulang sejarah planet tetangga kita ini,” pungkasnya.





















