
IDNWATCH – Pemerintah Belanjakan Rp1,333 Triliun untuk Warga Miskin Tahun Ini
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pemerintah pusat membelanjakan sebesar Rp1,333 triliun untuk warga miskin atau masyarakat bawah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Anggaran ini langsung dinikmati oleh masyarakat, terutama kelompok bawah.
Detail Anggaran “Anggaran pemerintah pusat yang langsung dinikmati oleh masyarakat, terutama kelompok bawah, mencapai Rp1,333 triliun untuk tahun ini,” kata Sri Mulyani dalam kegiatan Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah Refleksi Kemerdekaan RI 2025 di Jakarta, Rabu.
Program-Program Penyaluran Dia merinci anggaran tersebut disalurkan melalui berbagai program, seperti:
-
Program Keluarga Harapan (PKH)
-
Bantuan Sosial (Bansos) Sembako
-
Akses Pembiayaan bagi UMKM
-
Penyediaan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
-
Dukungan untuk Ketahanan Pangan dan Energi
Pertumbuhan Belanja Negara Sri Mulyani mengatakan bahwa anggaran belanja pemerintah pusat (BPP) yang diterima langsung oleh masyarakat untuk tahun depan bakal lebih besar dari tahun ini. “Dua hari lagi Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan untuk tahun depan, dan angkanya akan lebih besar lagi,” tuturnya.
Realisasi Belanja Negara Sebagai catatan, realisasi belanja negara hingga semester I 2025 mencapai Rp1,407,1 triliun atau 38,8 persen dari target APBN 2025. Realisasi tersebut terdiri atas BPP sebesar Rp1,006,5 triliun dan transfer ke daerah (TKD) Rp400,6 triliun. Belanja negara tersebut tumbuh sebesar 0,6 persen (yoy).
Fokus Belanja Negara Belanja difokuskan untuk mendukung pencapaian target pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi daerah melalui program makan bergizi gratis (MBG) dan pemberdayaan desa serta UMKM. Selain itu, belanja juga diarahkan pada program prioritas nasional, antara lain penguatan ketahanan pangan dan energi.
Rencana Anggaran 2026 Untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, pembahasan terakhir pemerintah dan DPR menetapkan belanja negara dipatok pada rentang 14,19-14,83 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), terdiri dari BPP 11,41-11,94 persen PDB dan TKD 2,78-2,89 persen PDB.
Wawancara dengan Ahli Ekonomi Dalam kesempatan terpisah, salah satu ahli ekonomi mengatakan bahwa langkah pemerintah dalam menyalurkan anggaran untuk warga miskin adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Langkah pemerintah dalam menyalurkan anggaran untuk warga miskin adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dr. Rizal Sukma, ahli ekonomi yang ditemui di Jakarta.
Fakta Penting:
-
Pemerintah pusat membelanjakan Rp1,333 triliun untuk warga miskin melalui APBN 2025
-
Anggaran disalurkan melalui berbagai program seperti PKH, Bansos sembako, akses pembiayaan UMKM, layanan kesehatan dan pendidikan
-
Realisasi belanja negara hingga semester I 2025 mencapai Rp1,407,1 triliun atau 38,8 persen dari target APBN 2025
-
Belanja negara tumbuh sebesar 0,6 persen (yoy)















