ARM Umumkan Arsitektur CPU Baru ‘C1’, Gantikan Penamaan Cortex

banner 468x60
dok. AndroidAuthority

IDNWATCH – Perusahaan desain chip asal Inggris, ARM Holdings, mengumumkan sebuah perubahan besar yang akan menandai babak baru dalam industri prosesor mobile. ARM secara resmi menghentikan penamaan Cortex yang telah melegenda selama hampir dua dekade dan meluncurkan arsitektur CPU generasi terbaru dengan nama ARM C1.

Akhir dari Era Cortex, Awal Masa Depan Baru

Penamaan seri Cortex (seperti Cortex-A78, Cortex-X4, dll.) telah menjadi standar industri untuk CPU berbasis ARM sejak tahun 2004. Pengumuman ini mengakhiri era tersebut dan memulai babak baru dengan identitas yang lebih segar dan dinamis.

banner 336x280

Ini lebih dari sekadar perubahan nama. ARM C1 mewakili filosofi desain yang sama sekali baru yang dirancang untuk memenuhi tuntutan komputasi masa depan, dari AI hingga komputasi kuantum,” ujar CEO ARM Holdings, Rene Haas, dalam acara peluncuran virtual, Sabtu (13/9/2025).

ARM C1: Bukan Hanya CPU, Tapi Platform Komputasi Terpadu

ARM C1 tidak lagi hanya sekadar unit pemroses pusat (CPU) tradisional. ARM mendefinisikannya sebagai platform komputasi terpadu yang mengintegrasikan CPU, GPU, NPU (Neural Processing Unit), dan komponen kunci lainnya dalam sebuah desain yang sangat kohesif dan efisien.

Beberapa fitur unggulan yang dijanjikan dari arsitektur ARM C1 adalah:

  • Peningkatan Performa per Watt: Diklaim memiliki efisiensi energi yang jauh lebih baik dibandingkan generasi Cortex terakhir, crucial untuk perangkat mobile dan laptop.

  • AI On-Device yang Lebih Powerful: Peningkatan signifikan pada kemampuan AI dan machine learning yang diproses secara lokal di perangkat.

  • Keamanan Lapis Banyak: Arsitektur keamanan yang dibangun dari dasar (built-from-the-ground-up) untuk mengatasi ancaman siber modern.

  • Desain yang Lebih Modular: Memudahkan partner seperti Qualcomm, MediaTek, dan Apple untuk mengustomisasi sesuai kebutuhan produk mereka.

Dampak pada Industri: Partner ARM Sudah Antre

Pengumuman ini langsung mengguncang industri. Perusahaan-perusahaan partner ARM seperti MediaTek, Qualcomm, Samsung, dan Google telah menyatakan antusiasmenya dan dikabarkan sedang dalam antrian untuk melisensiasi desain ARM C1 ini.

Kami yakin ARM C1 akan menjadi fondasi untuk generasi berikutnya dari perangkat Snapdragon kami. Ini adalah lompatan besar,” ujar juru bicara Qualcomm.

Apa Artinya bagi Konsumen?

Bagi konsumen, kehadiran ARM C1 berarti perangkat masa depan—mulai dari smartphone, tablet, laptop, hingga perangkat IoT—akan menawarkan:

  • Masa pakai baterai yang lebih lama.

  • Kinerja yang lebih mulus untuk multitasking dan gaming.

  • Kemampuan AI yang lebih cerdas dan responsif di perangkat.

  • Keamanan data yang lebih terjamin.

Peluncuran ARM C1 menandai dimulainya chapter baru persaingan dalam dunia chip, tidak hanya melawan x86 dari Intel dan AMD, tetapi juga membuka potensi baru untuk komputasi di segala jenis perangkat.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *