
IDNWATCH – Pemerintah Indonesia dan Austria sepakat memperkuat kerja sama di bidang pelatihan vokasi dan ketenagakerjaan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Ida Fauziyah dan Menteri Tenaga Kerja Austria Martin Kocher di Wina.
Poin-Poin Penting Kerja Sama
-
Pertukaran Pelatih Vokasi:
-
50 pelatih Indonesia akan dikirim ke Austria
-
20 ahli vokasi Austria datang ke Indonesia
-
-
Pengembangan Kurikulum:
-
Standar kompetensi Austria diadopsi untuk 5 sektor prioritas:
-
Teknologi otomotif
-
Pariwisata & perhotelan
-
Teknologi hijau
-
Logistik
-
Kesehatan
-
-
-
Program Magang Bersertifikat:
-
1.000 peserta magang/tahun ke perusahaan Austria
-
Bidang: manufaktur, energi terbarukan, digital
-
-
Pendanaan:
-
Austria alokasikan €10 juta untuk pelatihan
-
Indonesia siapkan matching fund Rp150 miliar
-
Manfaat bagi Indonesia
-
Peningkatan SDM: 5.000 lulusan vokasi kompeten/tahun
-
Penyerapan Tenaga Kerja: Target 70% lulusan langsung kerja
-
Transfer Teknologi: Adopsi sistem apprenticeship ala Austria
Respons Pemangku Kepentingan
-
Kadın: “Ini jawaban atas kebutuhan industri akan tenaga terampil.”
-
Pelaku Usaha: *”Kami siap serap lulusan dengan gaji Rp8-15 juta.”*
Perbandingan Sistem Vokasi
| Aspek | Indonesia | Austria |
|---|---|---|
| Durasi Pelatihan | 1-2 tahun | 3-4 tahun |
| Rasio Praktek-Teori | 60:40 | 75:25 |
| Tingkat Penyerapan Kerja | 55% | 90% |
Tahapan Implementasi
-
2025: Penyusunan kurikulum
-
2026: Pilot project di 10 BLK
-
2027: Evaluasi nasional




















