Kasus Korupsi Bandung Zoo Merembet, Wali Kota Bandung Farhan Ikut Digugat ke Pengadilan

banner 468x60
dok. jabarprov.go.id

IDNWATCH – Kasus korupsi pengelolaan Bandung Zoo (Kebun Binatang Bandung) semakin meluas. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat secara resmi mengajukan gugatan perdata kepada Wali Kota Bandung, Farhan, atas dugaan maladministrasi dan kelalaian yang menyebabkan kerugian keuangan negara. Gugatan ini terpisah dari proses pidana yang sedang berjalan terhadap sejumlah pejabat dan kontraktor.

Dasar Gugatan: Kelalaian dalam Pengawasan

Dalam dokumen gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Tipikor Bandung, Kejati Jabar mendalilkan bahwa Farhan, selaku wali kota, melakukan kelalaian dalam menjalankan fungsi pengawasan. Kelalaian ini menyebabkan terjadinya penyimpangan dalam proyek-proyek revitalisasi dan operasional Bandung Zoo yang merugikan keuangan daerah hingga puluhan miliar rupiah.

banner 336x280

“Sebagai pemegang kekuasaan pengelola keuangan daerah (PPKD), Wali Kota memiliki tanggung jawab untuk memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai peraturan. Kami menemukan indikasi kuat bahwa hal ini tidak dilakukan,” ujar Juru Bicara Kejati Jawa BaratAde Fadli.

Tuntutan Ganti Kerugian Keuangan Negara

Kejaksaan menuntut Farhan untuk secara perdata bertanggung jawab mengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 45 miliar, yang merupakan bagian dari total kerugian kasus korupsi Bandung Zoo yang mencapai Rp 112 miliar.

Respons dari Pihak Wali Kota

Kuasa hukum Wali Kota Farhan, Ahmad Rizki, membantah semua tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa kliennya telah menjalankan prosedur sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan teknis proyek.

“Pak Wali Kota telah melakukan pengawasan secara berjenjang melalui perangkat daerah yang ada. Menjadikan beliau sebagai tergugat adalah langkah yang tidak proporsional dan berlebihan,” tegas Rizki.

Dampak Politik dan Pemerintahan

Gugatan ini berpotensi mengganggu stabilitas politik dan pemerintahan Kota Bandung. Farhan, yang berasal dari koalisi partai besar, didesak untuk mengambil cuti atau bahkan ditunda kewenangannya oleh DPRD selama proses hukum berlangsung untuk menjaga objektivitas.

Latar Belakang Kasus Bandung Zoo

Kasus korupsi Bandung Zoo telah menyeret sejumlah pejabat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung serta kontraktor. Mereka didakwa melakukan mark-up nilai proyek, pengadaan fiktif, dan pencucian uang yang berlangsung selama beberapa tahun.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed