Basarnas Soroti Dua Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Bali dalam Sepekan, Ini Faktor Penyebabnya

banner 468x60
dok. Fikri Yusuf/nz/ANTARA

IDNWATCH – Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Bali mencatat dua insiden kapal tenggelam di perairan Bali dalam sepekan terakhir, menewaskan 3 orang dan mengakibatkan hilangnya 5 lainnya. Kejadian ini memicu sorotan terhadap lemahnya penerapan protokol keselamatan pelayaran rakyat.

Detail Dua Insiden Terkini

  1. KM Sinar Jaya (10 Agustus)

    banner 336x280
    • Lokasi: Perairan Selat Badung

    • Korban: 2 tewas, 3 hilang

    • Penyebab: Muatan berlebih + gelombang 4 meter

  2. KM Luhur II (15 Agustus)

    • Lokasi: 12 mil laut dari Pantai Sanur

    • Korban: 1 tewas, 2 hilang

    • Penyebab: Kebocoran lambung + tidak ada pelampung

Faktor Penyebab Dominan

  • Alam:

    • Gelombang tinggi (2.5-4 m) akibat angin muson

    • Arus kuat di Selat Bali

  • Human Error:

    • 90% kapal tidak ada izin pelayaran

    • 70% tidak bawa life jacket

    • Overloading hingga 200%

Upaya Basarnas Bali

  1. Operasi SAR gabungan dengan TNI AL

  2. Pemetaan titik rawan kecelakaan

  3. Sosialisasi keselamatan ke nelayan

“Kami temukan banyak kapal tidak memenuhi standar. Ini darurat keselamatan laut,” tegas Kepala KPP Basarnas Bali, I Made Wijaya.

Data Kecelakaan Maritim Bali 2025

Bulan Jumlah Kejadian Korban Jiwa
Jan-Jul 8 12
Agustus (1-2 minggu) 2 8

Daftar Pelanggaran yang Sering Ditemui

  1. Tidak ada surat izin (85% kasus)

  2. Tidak ada alat komunikasi darurat (73%)

  3. Muatan melebihi kapasitas (68%)

Imbauan untuk Nelayan

  • Cek prakiraan BMKG sebelum melaut

  • Wajibkan life jacket untuk semua penumpang

  • Batasi muatan maksimal 75% kapasitas

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *