Drakor Bon Appetit Your Majesty Dikecam Netizen karena Salah Ketik ‘Hanja’ Tim Produksi

banner 468x60
dok. allkpop.com

IDNWATCH – Drama Korea periode terbaru, “Bon Appetit Your Majesty”, menjadi sorotan tajam netizen dan pemirsa bukan karena alur cerita atau akting, tetapi akibat kesalahan fatal dalam penulisan karakter Hanja (aksara Tionghoa yang digunakan dalam bahasa Korea) yang muncul di salah satu adegan penting. Kesalahan ini dinilai merusak immersi penonton dan menunjukkan kelalaian tim produksi.

Kesalahan Terjadi pada Adegan Prasasti Kerajaan

Kesalahan tersebut terlihat dalam episode ke-8 yang tayang pada 25 Agustus 2025. Pada sebuah adegan yang menampilkan prasasti atau dokumen kerajaan, karakter Hanja untuk kata “宗廟” (Jongmyo/Chongmyo), yang merujuk pada Kuil Jongmyo (situs suci untuk upacara penghormatan leluhur dinasti Joseon), ditulis secara salah. Alih-alih menuliskan karakter yang benar, tim produksi justru menggunakan karakter yang tidak memiliki makna atau bahkan bermakna negatif dalam konteks tertentu.

banner 336x280

Netizen Korea Geram: “Ini Kurang Ajar!”

Kesalahan ini dengan cepat menjadi topik panas di portal komunitas Korea seperti Nate Pann dan Theqoo. Banyak netizen yang menyayangkan kelalaian tersebut.

“Bagian dari drama berlatar sejarah adalah menghormati detail. Salah menulis Hanja di properti penting seperti ini sama saja dengan tidak menghormati penonton dan budaya sendiri,” tulis salah satu netizen.

“Tim peneliti dan pengecek fakta di produksi ini sedang apa? Ini kesalahan yang sangat memalukan,” komentar netizen lainnya.

Permintaan Maaf dan Janji Perbaikan

Menyoroti gelombang kritik yang terus mengalir, perwakilan dari stasiun televisi TV Chosun yang menayangkan drama tersebut akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi.

“Kami memohon maaf atas kesalahan dalam penulisan Hanja yang terjadi di episode 8 ‘Bon Appetit Your Majesty’. Kami akan segera memperbaiki adegan yang bermasalah untuk penayangan ulang di platform streaming dan siaran ulang,” bunyi pernyataan resmi mereka, seperti dilaporkan Newsen.

Kontroversi Tambahan: Subtitle Internasional yang Buruk

Tak hanya itu, netizen internasional juga mengeluhkan kualitas subtitle bahasa Inggris yang dinilai buruk, dengan terjemahan yang kaku dan banyak typo. Hal ini semakin menambah daftur kekecewaan pemirsa terhadap drama yang sebelumnya cukup dinantikan ini.

Pelajaran untuk Industri Drama

Insiden ini kembali menyadarkan banyak pihak tentang betapa pentingnya tim peneliti (researcher) dan konsultan sejarah dalam produksi drama periode. Sebuah kesalahan kecil dapat berakibat pada reputasi seluruh produksi dan menimbulkan backlash yang besar dari penonton yang kritis.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *