
IDNWATCH – Selama ini, urine yang jernih sering dianggap sebagai tanda tubuh terhidrasi dengan baik. Namun, tahukah Anda bahwa urine bening juga bisa menjadi indikasi sejumlah penyakit berbahaya? Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH, membeberkan fakta mengejutkan ini dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com.
1. Diabetes Insipidus: Gangguan Hormon yang Picu Produksi Urine Berlebihan
Menurut dr. Pringgodigdo, urine yang sangat bening dan jumlahnya berlebihan bisa menjadi gejala diabetes insipidus. “Ini terjadi karena tubuh kekurangan hormon antidiuretik (ADH) atau ginjal tidak meresponsnya dengan baik,” jelasnya. Akibatnya, penderita sering buang air kecil dalam volume besar, bahkan di malam hari.
2. Gangguan Ginjal: Fungsi Penyaringan yang Tidak Optimal
Ginjal yang sehat seharusnya mengatur konsentrasi urine. Namun, jika fungsi ginjal terganggu, urine bisa menjadi sangat encer. “Kondisi ini sering ditemukan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis atau gangguan elektrolit,” tambah dr. Pringgodigdo.
3. Penyakit Hati: Waspada Sirosis dan Hepatitis
Urine bening juga bisa mengindikasikan masalah hati, seperti sirosis atau hepatitis. “Hati yang rusak memengaruhi metabolisme air dan garam, sehingga urine jadi lebih encer,” paparnya. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berakibat fatal.
4. Hipertensi Portal: Tekanan Darah Tinggi di Pembuluh Hati
Hipertensi portal, atau tekanan darah tinggi di pembuluh hati, juga bisa memicu urine bening. “Ini terjadi karena tubuh kesulitan mengatur cairan, sehingga urine yang dikeluarkan sangat encer,” ungkap dr. Pringgodigdo.
5. Konsumsi Obat Diuretik Berlebihan
Tak hanya penyakit, penggunaan obat diuretik (pelancar kencing) secara berlebihan juga bisa membuat urine sangat bening. “Obat ini sering digunakan untuk hipertensi, tetapi jika tidak dikontrol, bisa mengganggu keseimbangan elektrolit,” tegasnya.
Kapan Harus Waspada?
dr. Pringgodigdo menegaskan, urine bening perlu diwaspadai jika disertai gejala lain seperti lemas terus-menerus, sering haus, atau buang air kecil lebih dari 3 liter per hari. “Segera periksakan diri ke dokter untuk diagnosis lebih lanjut,” imbaunya.
Fakta Penting:
-
Urine sehat umumnya berwarna kuning pucat.
-
Minum air berlebihan tanpa sebab jelas bisa berbahaya.
-
Pemeriksaan urine dan darah diperlukan untuk deteksi dini penyakit.
Dengan memahami tanda-tanda ini, Anda bisa lebih waspada terhadap kondisi tubuh. Jangan anggap remeh urine bening—bisa jadi itu alarm dari tubuh Anda!






















