Lansia Sebatang Kara di Pamekasan Tertimpa Reruntuhan Dinding, Kondisi Kritis

banner 468x60
Dok. Polsek Palengaan/KOMPAS

IDNWATCH – Seorang wanita lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara di Kabupaten Pamekasan, Madura, mendadak menjadi perhatian usai mengalami insiden tragis. Korban yang identitasnya belum sepenuhnya terungkap tersebut harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertimpa reruntuhan bagian dari tempat tinggalnya yang sudah rapuh.

Kejadian Mendadak di Tengah Kondisi Rumah yang Memprihatinkan

Peristiwa nahas tersebut terjadi diduga karena kondisi struktur bangunan rumah yang sudah sangat tua dan tidak terawat. Bagian dinding atau atap rumah tersebut runtuh dan menimpa sang nenek yang sedang berada di dalam. Kejadian ini langsung dilaporkan oleh tetangga yang mendengar suara gemuruh dan kemudian menemukan korban dalam kondisi terluka.

banner 336x280

Upaya Penyelamatan dan Kondisi Terkini Korban

Setelah kejadian, warga sekitar dengan sigap membantu dan melarikan korban untuk mendapatkan pertolongan medis pertama. Korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pamekasan untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut informasi dari tenaga medis di lokasi, korban mengalami luka-luka akibat tertimpa material reruntuhan. “Korban mendapatkan perawatan intensif di IGD. Kondisinya cukup serius dan masih dalam pemantauan tim dokter,” ujar salah seorang sumber medis, seperti dilaporkan Kompas.com, Senin (22/9/2025).

Mengungkap Kehidupan Sepi Sang Lansia

Insiden ini pun menyoroti kondisi kehidupan korban yang ternyata hidup sebatang kara tanpa adanya sanak keluarga yang mendampingi. Keadaan ini diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kondisi rumahnya tidak terurus hingga akhirnya mengalami kerusakan struktural yang berbahaya.

Solidaritas Warga dan Pemerintah Daerah

Menyikapi kejadian ini, solidaritas warga setempat pun langsung terlihat. Selain membantu proses evakuasi, banyak yang mulai memperhatikan nasib para lansia dan warga rentan lainnya di sekitar mereka. Pemerintah daerah setempat melalui dinas sosial juga diharapkan dapat turun tangan, tidak hanya untuk menangani korban tetapi juga memeriksa kondisi tempat tinggal lansia dan kaum duafa lainnya untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat pilu akan pentingnya perhatian terhadap kelompok rentan di sekitar kita, terutama para lansia yang hidup sendiri dan dalam kondisi kekurangan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *