Mahasiswa Malaysia Demo di Kedubes RI, 400 Orang Ditahan Saat Aksi Protes

banner 468x60
dok. Instagram @mandiri.my

IDNWATCH – Sebanyak 400 mahasiswa Malaysia ditahan oleh pihak kepolisian usai menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Indonesia yang dinilai mengancam kedaulatan perbatasan Malaysia.

Aksi Damai Berubah Ricuh, Puluhan Ditahan

Awalnya aksi berlangsung damai dengan peserta membawa spanduk dan poster yang menolak klaim Indonesia di perbatasan. Namun, situasi memanas ketika massa mencoba mendekati pintu masuk kedutaan. Polisi kemudian membubarkan paksa aksi dan menahan 400 pengunjuk rasa karena dianggap melanggar ketertiban umum.

banner 336x280

“Kami menahan mereka karena tidak memiliki izin demonstrasi dan melakukan pemblokiran jalan umum,” ujar juru bicara Kepolisian Kuala Lumpur dalam konferensi persnya.

Pemicu Demo: Klaim Perbatasan dan Eksplorasi Sumber Daya

Aksi ini dipicu oleh laporan media bahwa Indonesia meningkatkan patroli laut dan udara di perbatasan kedua negara, khususnya di sekitar Pulau Sebatik dan Ambalat. Mahasiswa menuduh Indonesia melakukan pelanggaran kedaulatan.

“Kami tidak akan diam melihat Indonesia memasuki wilayah kami. Pemerintah Malaysia harus bertindak tegas,” kata salah satu peserta aksi yang berhasil dilepaskan.

Respons Indonesia: Serukan Dialog Damai

Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyerukan dialog damai dan menegaskan bahwa Indonesia selalu mematuhi hukum internasional dalam masalah perbatasan.

“Kami menghormati hak menyampaikan pendapat, tetapi harus dilakukan dengan cara yang benar dan tidak anarkis,” kata Diplomat KBRI, Budi Santoso.

Dampak Hubungan Bilateral

Insiden ini berpotensi memanas setelah sebelumnya kedua negara berseteru soal eksplorasi minyak dan gas di Blok Ambalat. Namun, kedua pemerintah disebut masih menjaga komunikasi untuk menghindari eskalasi.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *