Prabowo Subianto Pidato di Sidang Umum PBB 23 September 2025, Ini Jadwal dan Topiknya

banner 468x60
dok. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

 

IDNWATCH – Seluruh mata dunia akan tertuju pada sosok Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan menyampaikan pidato kenegaraannya dalam Sidang Debat Umum Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80. Momen bersejarah ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam, 23 September 2025, pukul 20.00 WIB (atau pagi waktu setempat New York).

banner 336x280

Panggung Global untuk Suara Indonesia

Pidato Presiden Prabowo di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat, ini merupakan kesempatan strategis untuk memperkenalkan visi dan prioritas Indonesia di hadapan para pemimpin dunia. Forum tahunan yang dihadiri oleh kepala negara dan pemerintahan dari 193 negara anggota PBB ini adalah panggung tertinggi untuk diplomasi multilateral.

Arahan untuk Perdamaian dan Kerja Sama Global

Meskipun tema spesifik pidato Presiden biasanya disampaikan langsung pada saat penyampaian, namun diperkirakan Prabowo akan menyoroti sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian Indonesia dan dunia. Isu-isu tersebut antara lain:

  • Perdamaian Dunia dan Resolusi Konflik: Menyoroti peran Indonesia dalam mendorong perdamaian, termasuk isu Palestina.

  • Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Menekankan komitmen Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

  • Perubahan Iklim dan Transisi Energi: Menyampaikan langkah-langkah Indonesia dalam mengatasi krisis iklim dan pengelolaan lingkungan.

  • Pasca Pandemi dan Kerja Sama Ekonomi Global: Mendorong kolaborasi internasional untuk pemulihan ekonomi yang inklusif.

Jadwal dan Cara Menyaksikan

Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung momen penting ini melalui siaran langsung di berbagai televisi nasional dan streaming resmi dari media terpercaya serta kanal-kanal resmi Sekretariat PBB. Pidato Presiden Prabowo menjadi bagian dari serangkaian pidato para pemimpin dunia yang berlangsung selama seminggu penuh.

Momen Penegasan Peran Indonesia di Kancah Internasional

Kehadiran dan pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB bukan sekadar kewajiban protokoler. Ini adalah momen strategis untuk menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai negara middle-power yang aktif dan responsif dalam menjawab tantangan global. Diplomasi yang dibangun di panggung ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama dan investasi untuk pembangunan nasional.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *