
IDNWATCH – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,89% ke level 7.421,35 pada perdagangan Rabu (6/8), seiring dengan data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid di kuartal II-2025. Kenaikan ini merupakan yang tertinggi sejak Mei 2025, dengan transaksi mencapai Rp 12,8 triliun.
Faktor Pendorong Penguatan IHSG
-
Data Ekonomi Kuartal II-2025:
-
Pertumbuhan ekonomi 5,2% (yoy)
-
PMTB (investasi fisik) tumbuh 6,99%
-
Inflasi terkendali di 3,1%
-
-
Sektor Saham Pendorong:
-
Keuangan (+1,5%): BBCA, BBRI
-
Konstruksi (+2,1%: WIKA, PTPP)
-
Teknologi (+3,2%: GOTO, EMTK)
-
-
Faktor Eksternal:
-
Relaksasi suku bunga The Fed
-
Pemulihan pasar China
-
5 Saham Paling Aktif (6/8/2025)
| Kode Saham | Perubahan | Volume (juta lot) |
|---|---|---|
| BBCA | +1,2% | 45,2 |
| BBRI | +0,9% | 38,7 |
| GOTO | +4,5% | 120,5 |
| TLKM | +0,6% | 22,1 |
| ASII | +1,8% | 18,9 |
Proyeksi Analis
-
Maybank Sekuritas: Target IHSG 7.600 di akhir Q3-2025
-
Ciptadana Sekuritas: Potensi profit taking jelang laporan emiten
Peringatan dari OJK
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengingatkan:
“Investor tetap perlu waspada terhadap gejolak global dan kebijakan BI.”






















