
IDNWATCH – Langkah Andri (32) terlihat penuh semangat di antara ribuan pencari kerja yang memadati Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Berbekal setumpuk berkas lamaran dan senyum penuh harap, pria yang di-PHK dari perusahaan logistik tiga bulan silam itu menjajal peruntungan di Job Fest 2025, mencari pintu baru setelah satu pintu tertutup.
Dari Status “Karyawan” ke “Pencari Kerja”, Perjalanan Penuh Tekanan
Perjalanan Andri menjadi pencari kerja bukanlah hal yang mudah. Perasaan gamang dan tekanan finansial harus dihadapinya usai statusnya berubah dari karyawan tetap menjadi angkatan kerja yang menganggur. “Saya di-PHK tiga bulan yang lalu. Awalnya tentu syok, bingung harus mulai dari mana. Tapi ya harus bangkit, banyak tanggungan keluarga,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (30/9/2025), sambil antre di salah satu booth perusahaan. Pengakuan jujurnya mewakili perasaan ribuan peserta job fair lainnya yang memiliki nasib serupa.
Job Fest 2025: Oase di Tengah Keringnya Lowongan Kerja
Gelaran Job Fest 2025 yang menawarkan puluhan ribu lowongan dari ratusan perusahaan menjadi oase bagi Andri dan rekan-rekan sesama pencari kerja. Dengan persiapan matang, ia berkeliling dari satu booth ke booth lainnya, tak hanya sekadar menyerahkan CV tetapi juga berusaha melakukan interaksi langsung dengan perekrut. “Di sini kesempatan bertemu langsung dengan HRD, bisa tanya-tanya langsung tentang budaya perusahaan. Berbeda sekali kalau hanya lamar online,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Strategi Andri: Tak Hanya Lamar, Tapi Jaring Informasi dan Relasi
Andri tidak datang dengan modal nekat. Ia memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal dengan strategi yang jitu. Selain melamar ke perusahaan yang sesuai dengan latar belakangnya di bidang administrasi, ia juga aktif menjaring informasi dan memperluas relasi. Ia menyadari bahwa dalam situasi pasar kerja yang kompetitif, jaringan dan wawasan tentang industri sama pentingnya dengan berkas lamaran itu sendiri.
Harapan Kembali Menyala: “Masih Banyak Kesempatan di Luar Sana”
Meski belum ada kepastian diterima, semangat Andri tidak surut. Keikutsertaannya di Job Fest 2025 telah mengembalikan optimisme yang sempat memudar. “Setelah datang ke sini dan melihat begitu banyak perusahaan yang membuka lowongan, keyakinan saya tumbuh lagi. Ternyata masih banyak kesempatan di luar sana. Tinggal bagaimana kita berusaha dan berdoa,” pungkasnya penuh haru. Perjalanan Andri adalah potret nyata semangat pantang menyerah para pencari kerja di Ibu Kota, yang terus berjuang meraih harapan baru di tengah ketidakpastian.





















